Rusia Trip (2) : Itinarary & Budget 16 Hari

Red Square 14

Rusia adalah salah satu negara yang paling ingin kami kunjungi dari sekian banyak daftar negara dalam bucked list kami, dan Thx to Traveloka dan Thai Airways untuk tiket promo Jakarta – Moscow yang seharga 5jt-an bikin kami bisa menginjakan kaki ke Rusia. Highligt perjalanan kami selama 16 hari mulai tanggal 21 Agustus s.d 05 September di Rusia adalah mengunjungi Moscow – Samara – St. Petersburg.

Itinarary kami adalah itinarary santai karena kami membawa 2 anak ( Khay 7 thn, Sulthan 2 thn), jadi semua tergantung mood anak-anak. Kadang padat, kadang santai, dan selalu kembali ke hotel sebelum matahari terbenam. Kami travelling ke Rusia ketika end of Summer, menurut Accuweather cuacanya sudah agak dingin, berangi, dan sesekali gerimis. Alhamdulillah selama kami disana cuaca sangan bersahabat, cerah, ga hujan, ga dingin, dan waktu siangnya sangat Panjang. Cuacanya sangat nyaman untuk kami,  anak-anak bisa makan es krim sepuasnya, bisa main air di sungai , dan bebas dari jaket. Oiya, salah satu tips kami agar anak-anak moodnya selalu bagus adalah sering beli  es krim dan mampir ke playground atau taman, ini bener-bener bisa bantu mengembalikan mood mereka jadi oke kalau sudah mulai bete.

Itinarary

Day 1 : Flight Jakarta to Bangkok – transit Bangkok.

Day 2 : Flight Bangkok to Moscow

Day 3 : Moscow : Red Square, St. Basil Cathedral, GUM Galery, Moscow Cathedral Mosque

Day 4 : Kremlin,Movkha River, Izmailovo Market, Izmilovo Kremlin

Day 5 : Cosmonotic Museum, VNDKh Park

Day 6 : Flight to Samara,

Day 7 : Volga River Prominade, Volga River Boating,

Day 8 : Back To Moscow

Day 9 : Go to St Petersburg with Sapsan Train

Day 10 : Palace Square, Hermittage Museum, Kazan Chatedral, Sankt Petersburg Mosque ( Blue Mosque), Paul & Peter Forthness

Day 11 : Circus Time

Day 12 : Peterhof Palace, Neva River Cruise, St. Isaac Cathedral

Day 13 : Beach time at Neva River, Neva River Cruise, Nevsky Prospekt

Day 14 : Back to Moscow with Sapsan Train

Day 15 : Red Square, Historical Museum, St. Basil Cathedral, Izmaolovo Market, Flight to Bangkok

Day 16 : Flight Bangkok to Jakarta

Begitulah kira-kira Itinarary kami, kadang santai kadang padat tergantung anak-anak. Untuk menjaga stamina anak-anak, kami memilih jadwal pesawat atau kereta antar kota siang hari, dan sesampai tujaan langsung istirahat jadi anak-anak ga kecapean.

Akomodasi

Selama di Rusia kami memilih menginap di Hotel daripada di Airbnb untuk memudahkan pemenuhan syarat pengajuan Visa dan untuk memudahkan proses registrasi paspor di tempat menginap, karena hotel memiliki kewenangan untuk meregister paspor turis yang menginap sedangkan katanya kalau menggunakan Airbnb, host nya harus meregister paspor turis ke kantor polisi.

Adegio 3

Fasilitas dapur di Adagio Aparthotel

Selama di Moscow kami menginap di Adagio Aparthotel Kievskaya. Lokasinya sangat strategis dan sangat sentral. Persis di depan Stasiun Metro dan Sub Urban Train Kievskaya,dan bersebelahan dengan Mall terbesar di Moscow. Selain itu, Hotel ini memiliki mini kitchen disetiap kamar dengan perlengkapan masak yang cukup lengkap, mulai dari kompor listrik, kulkas, microwave, sabun cuci piring, spon cuci piring, dishwasher, sendok garpu, sutil dkk, dan peralatan makan. Selain itu, hotel ini juga menyediakan selflaundry, cuma memang harganya agak mahal, jadi kami memilih untuk laundry di luar hotel.

Selama di Samara,kami menginap di Holiday Inn Samara, lokasinya strategis, dekat dengan Volga River Prominade, dan area Old City.

Selama di St. Petersburg kami menginap di Netizen Hostel. Lokasinya dekat dengan beberapa Icon St. Petersburg seperti Nevsky Prospekt, Kazan Cathedral, St. Isaac Cathedral, Palace Square , dan dermaga Neva River Cruise. Menurut kami, Netizen Hostel sebenernya adalah traveller hostel bintang lima, mereka menyediakan dorm dan privat room. Sebelum booking, saya email terlebih dahulu ke pihak hotel menanyakan apakah boleh menginap dengan anak, dan Alhamdulillah diperbolehkan bawa anak-anak tetapi harus memesan privat room with privat bathroom.  Akhirnya kami memesan family room with privat bathroom yang terdiri dari 1 tempat tidur queen, dan 2 bunkbed, memang fasilitas kamarnya minimalis tapi kasurnya banyak jadi kami bisa leluasa kalo tidur. Selain itu, hotel ini menyediakan area shared kithen yang bisa digunakan untuk masak  dan menyimpan stok bahan makanan di kulkasnya. Selain itu, juga menyediakan laundry coin dengan harga yang sangat terjangkau.

Transportasi

Untuk transportasi dari Moscow ke Samara kami naik pesawat karena tidak ada kereta cepat untuk ke Samara, sedangkan dari Moscow ke St.Petersburg kami naik Sapsan Train , kereta cepatnya Rusia. Pemesanan tiket pesawat dan tiket kereta kami lakukan secara online sebulan sebelum keberangkatan.

sapsan train

Sapsan Train

Di Moscow kami menggunakan Metro untuk mencapai lokasi wisata, karena hampir semua lokasi wisata dapat di capai menggunakan metro, jadi selama disana hampir tidak pernah menggunakan moda transportasi lain. Untuk tike naik Metro, menggunakan Troika card yang bisa di top up sesuai kebutuhan, dan cukup punya 1 card aja, karena bisa digunakan bergantian. Tarifnya 38 Rub sekali tap, mau pindah2 kereta asal ga keluar stasiun ga perlu nge tap lagi. Penggunaan taxi pun hanya ketika dari/ke airport dan dari/ke stasiun kereta saja. Metro station di Moscow antik banget dan interiornya udah kayak museum, makanya banyak wisatawan yang menjadikan metro station sebagai objek wisata, biasanya disebut Metro Tour.

Di Samara kami tidak menggunakan public transportation karena ada teman yang mengantar kami untuk keliling Samara.

yandex

Yandex Taxi

Di St. Petersburg kami menggunakan Yandex Taxi karena jarak antar tempat wisata berdekatan jadi tarif taxi nya tidak terlalu mahal. Yandex taxi adalah perusahaan taxi besar di Rusia. Cara order taxinya menggunaka Aplikasi Yandex Taxi, mirip seperti aplikasi gojek, gocar, dan uber. Ketika memesan, akan banyak pilihan jenis kendaraan sesuai kebutuhan, kami biasanya memasan kendaraan yang dilengkapi dengan Carseat. Setelah order, kita bisa chatting dengan drivernya menggunakan bahasa Inggris, jadi aplikasinya akan otomatis mentranslate ke Bahasa Rusia untuk drivernya dan ke Bahasa Inggris untuk penumpangnya. Selama disana kami tidak pernah kesulitan dalam proses memesan taksi dan menemukam taksi yang kami pesan, tinggal liat aja plat nomor kendaraanya sesuai dengan di aplikasi. Untuk pembayaranya, bisa menggunakna cash atau credit card.

Budget

Total pengeluaran kami selama di Rusia sekitar Rp63.000.000 untuk 2 dewasa dan 2 anak perjalanan 16 hari dengan kurs Rubbel saat itu adala 214 rupiah. Pengeluaran terbesar kami adalah biaya tiket pesawat Jakarta – Moscow PP dan tiket pesawat dan kereta antar kota. Berikut rincian pengeluarannya :

budget

Kami memesan tiket pesawat sekitar 6 bulan sebelum keberangkatan. Untuk pengeluaran lainnya seperti hotel, tiket pesawat antar kota,  dan tiket kereta antar kota kami pesan nyicil satu per satu, jadi pengeluaranya ga sekaligus. Hampir 80% biaya perjalanan kami bayar sebelum keberangkatan, jadi ketika berangkat kami hanya bawa uang sebesar 1juta yang sudah kami tukar menjadi setengan dalam mata uang Bath dan setengah lagi dalam mata uang USD. Untuk mata uang rubble, kami tarik tunai di ATM Bandara.

Untuk uang operasional harian kami estimasikan sebesar 1jt per hari untuk 4 orang, uang tersebut dialokasikan untuk transportasi, jajan, makan, tiket masuk tempat wisata (jika ada), oleh-oleh  dan pengeluaran lainnya. Trik seperti ini sangat cocok untuk kami mengontrol pengeluaran selama travelling. Selain itu, kami juga tidak memasukan “Shopping” di Itinarary kami,  jadi ga ada tuh sengaja ke Mall buat belanja-belanja, dan itu sukses mengamankan kartu kredik kami. heehhhehee.

Selama travelling kami selalu masak untuk sarapan dan makan malam karena kami khawatir sulit menemukan restoran halal selain itu ternyata dengan masak sendiri bisa menekan pengeluaran biaya makan sehari-hari.

IMG_20191004_200648

Perbekalan selama travelling

Kami membawa rice cooker mini, multi cooker, beras, mie, sarden, abon , dan perkedel instan untuk sarapan / makan malam sehari-hari selama di Rusia, kami tinggal membeli bahan makanan lain seperti telur, mie, ayam dan sosis halal. Setiap kami mengunjungi masjid, pasti kami belanja di supermarket halal, karena biasanya halal food pusatnya ada di sekitar masjid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s