JogjaTrip Day 1: Pantai Parangtritis

Setelah perjalanan dikereta dari jam 20.30 – 05.00, akhirnya kita sampai di Stasiun Tugu Jogjakarta. Sampai sana kami langsung solat subuh dan mencari taxi untuk menuju Hotel. Nah taxi di stasiun ini ga ada yang resmi ya, ga pake argo pula. Kemarin sebenernya jarak dari stasiun ke hotel cuma 4 km, tapi ditembak 80rb. Nah terus di kasih tau sama petugas stasiun untuk cari taxi diluar stasiun aja, akhirnya mister jalan keluar stasiun dan dapet taxi seharga 50rb saja, alhamdulillah bisa hemat 30 ribu buat jajan sate krenyes krenyes.. heheheee,

Sesampai di Green Host Boutique Hotel saya langsung minta early check in dan dikenakan biaya 1/2 dati publish rate, yaitu sekitar 325rb sudah termasuk sarapan. Nah untuk early check in ini kita harus konfirmasi ke pihak hotel 1 hari sebelum untuk memastikan bahwa ada kamar yang tersedia dipagi itu. Beres ngurusin adminsitrasi hotel, kita langsung cuzz ke kamar dan leyeh-leyeh cantik. Setelah sarapan dan cape nya hilang, sekitar jam 9 pagi mobil yang kami sewa (lepas kunci)  diantar ke hotel,  langsung deh ke tujuan utama saya di daerah kulonprogo lalu lanjut ke Pantai Parangtritis.

Pantai Parangtritis ini pantai paling klasik menurut saya. Pantai ini sudah ngehits dari jaman saya kecil, dulu setiap mudik ke Magelang pasti kami sekeluarga besar piknik kesini, dan Ga ada perubahan yang signifikan ya.

img20160928145713

Tiket masuk Pantai Parangtritis sekitar 8000 untuk 1 mobil dan 2 dewasa, dan bayar parkir di dalam 10.000. Muraah banget ya. Yang selalu ada sejak dulu disini adalah delman keliling pantai, cuma tarifnya lumayan ya, ada 3 jenis tarif, 1/2 putaran 30.000. 1 putaran 60.000, dan paket dari ujung ke ujung 100.000. Selain itu di sana juga ada ATV dan banyak jajanan kayak cilok, bakso, siomay, jagung bakar, dan es kelapa di sekitar pantai.

Piknik sore ini sangat menyenangkan, walaupun ga prepare macem-macem tapi tetep seru. Khay suka banget main pasir, apalagi pasirnya halus. Bocah cilik ini awalnya malu-malu kucing kejar-kejaran sama ombak, laah koq lama-lama malah jadi asik sendiri guling-gulingan di pantai, hehehhehe. Rencananya setelah bilasan kita mau naik delman, ternyata khay udah ga minat naik delman, jadi ya sudah lah kita skip delmannya.

img20160928150718

img20160928150751img20160928151819

Setelah capek main ombak, akhirnya kita putuskan bilas dulu terus baru duduk-duduk di pinggir pantai. Biaya bilas disana Rp5000. Khay udah kece, langsung deh duduk dipantai sambil makan jagung bakar. Jagung bakarnya rasanya enak banget, kayaknya efek suasana sore yang nyaman n laper karena habis main ombak. Khay sukses ngabisin 1 bonggol jagung + 1 pop mie, luar biasa bocah ini laper nya. hehhehehe. Setelah puas di pantai, sebelum magrib kita balik ke hotel, karena rencananya mau main ke Taman Pelangi di Alun-Alun Monjali.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s