Travelling Saat Hamil

Kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh setiap perempuan, sehingga sangat wajar ketika hamil para perempuan jauh lebih protect terhadap dirinya, dikit-dikit tanya boleh ga ya? aman ga ya? sama halnya seperti saya. Salah satu yang sering ditanyakan adalah boleh ga ya ibu hamil travelling baik jalur darat, laut ataupun udara?

Pada dasarnya, ibu hamil itu sehat, bukan orang sakit, sehingga kita yaa tetep bisa melakukan aktivitas seperti sebelum hamil, tetapi harus lebih hati-hati saja.

Awalnya saya agak khawatir untuk travelling saat hamil, baik untuk urusan kantor ataupun jalan-jalan saja, apalagi saat awal kehamilan sekitar usia 5w, saya roadtrip jakarta-banyuwangi pp dan berbuah pendarahan di dalam, itu yang bikin saya bener-bener khawatir, tapi setelah bedrest 1 minggu, alhamdulillah semua kembali normal. Dan setelah saya ingat-ingat, apa yang salah dengan perjalanan saya kemarin adalah karena jarak yang terlalu jauh dan kondisi jalan yang tidak semuanya mulus, malah banyakan yang rusak parah.

Roadtrip selanjutnya diusia 9w, saya ke Jkt-Bandung PP,  dan alhamdulillah aman, hehehee, lalu di usia 16w saya ke Bali itu juga aman, dan di usia 20w saya ke jogja naik kereta dan pesawat saat pulang  pun aman,

Klo lagi hamil gini yang agak ribet itu klo naik pesawat, karena kita harus bawa surat keterangan dari dokter dan mengisi surat pernyataan pas chek in. Waktu hamil 16w sih sebenernya saya belum kelihatan hamil, jadi saat saya menyodorkan surat keterangan hamil, pihak maskapai masih santai dan ga banyak tanya, tapi ketika diusia 20w , petugas bandara nanyain, dan hampir semua pramugari nanyain saya sudah berapa bulan, dan dipesenin klo nanti naik pesawat lagi saat usia 7 bulan harus bawa surat keterangan dari dokter kandungan.

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan travelling saat hamil :

  1.  Selalu bawa makanan ringan dan minuman, sebisa mungkin jangan sampai haus dan lapar, karena biasanya bumil klo haus dan lapar badan bisa dadakan lemes.
  2. Sering-sering istirahat ketika jalan kaki, biar badan ga terlalu cape, kalo berasa ada yang kurang nyaman, langsung istirahat dan luruskan kaki.
  3. Jangan bawa barang terlalu berat.
  4. Sebenarnya travelling paling nyaman menggunakan mobil pribadi, karena bisa berhenti dan istirahat kapan saja, tapi perlu diperhatikan juga medan jalan yang akan dilewati.
  5. Kereta api merupakan trasportasi paling nyaman apabila keluar kota, karena getarannya lebih sedikit dibanding mobil dan kita bisa lebih santai  karena bisa meluruskan kaki dengan leluasa, apalagi kalo memilih perjalanan malam.
  6. Perjalanana naik pesawat juga terbilang nyaman, namun apabila  waktu terbang lebih dari 2 jam, sebaiknya bumil duduk di dekat lorong agar dapat sering jalan atau berdiri untuk peregangan, dan mudah untuk ke toilet.
  7. Apabila naik pesawat, jangan lupa pelajari persyaratan maskapai untuk ibu hamil, karena setiap maskapai punya aturan masing-masing, jangan sampai pas mau chek in malah jadi ribet urusannya. Mendingan bawa surat keterangan dari dokter aja, apalagi klo diatas 28w atau 7 bulan, pasti rata-rata maskapai minta surat keterangan dokter, dan kalo bisa bikinya agak mepet sama waktu keberangkatan biar lebih akurat.

happy travelling mommies….

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s